Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 03 Januari 2015
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata,
"Tatkala ayat: `Kepunyaan Allahlah apa yang ada di langit dan di bumi.
Apabila kamu menampakkan atau menyembunyikan apa yang ada pada dirimu, maka
Allah akan memperhitungkan kamu lantaran perbuatan itu. Lalu Dia mengampuni
orang yang dikehendaki-Nya dan mengazab orang yang dikehendaki-Nya. Allah
Mahakuasa atas segala sesuatu' (al-Baqarah:284) diturunkan kepada Rasulullah
saw. maka hal itu sangat menyulitkan para sahabat beliau.
Mereka menemui Rasulullah. Mereka berlutut seraya berkata,
`Ya Rasulullah, kami telah dibebani berbagai amal yang dapat kami kerjakan
seperti shalat, shaum, jihad dan sedekah. Sekarang ayat itu diturunkan kepada engkau,
dan kami tang sanggup mengamalkannya.'
Maka Rasulullah saw bersabda, `Apakah kamu hendak mengatakan
apa apa yang telah dikatakan oleh para Ahli Kitab terdahulu, yaitu `kami
mendengar namun kami mendurhakainya?' Namun katakanlah olehmu, `Kami mendengar
dan kami taat. Ampunilah kami, ya Tuhan kami. Dan kepada Engkaulah tempat
kembali.'
Setelah orang-orang menginsafi ayat itu dan mengucapkan
keinsafannya dengan lidah mereka, maka Allah menurunkan ayat yang sesudahnya,
yaitu `Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari
Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada
Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. `Kami tidak
membeda-bedakan sedikit pun antara seorang rasul dengan rasul lainnya.'
Dan mereka mengatakan, `Kami dengar dan kami taat. Ya Tuhan
kami, ampunilah kami, dan kepada Engkaulah tempat kami kembali.' Setelah mereka
mengamalkan ayat itu, maka Allah menasakh ayat tadi dengan ayat, `Allah tidak
membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala
dari (kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang
dikerjakannya. (Mereka berdoa), `Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami
jika kami lupa atau khilaf.'"
Baca al-Baqarah, 284-286
Posted on 03.40 by IPNU-IPPNU DESA NGADIWARNO
Jumat, 17 Oktober 2014
Berikut ini beberapa contoh nama-nama bayi laki-laki dan perempuan Islami :
Adnan Khiar Ardhani = Laki-laki yang bagaikan surga firdaus menjadi pilihan yang terbaik dan suci
Adyatma Serkan Ramazan = Laki-laki yang di anugerah hidup dari darah yang mulia dan lahir pada bulan ramadhan
Afif Ahwal Said = Laki-laki yang memelihara diri dari perbuatan terlarang dan keadaanya selalu bahagia
Adnan Khiar Ardhani = Laki-laki yang bagaikan surga firdaus menjadi pilihan yang terbaik dan suci
Adyatma Serkan Ramazan = Laki-laki yang di anugerah hidup dari darah yang mulia dan lahir pada bulan ramadhan
Afif Ahwal Said = Laki-laki yang memelihara diri dari perbuatan terlarang dan keadaanya selalu bahagia
Posted on 04.44 by IPNU-IPPNU DESA NGADIWARNO
Assalamu’alaikum Wr. Wb. rekan dan
rekanita.
Semoga senantiasa diberikan
kesehatan dan kemudahan oleh Allah SWT.
Belajar, Berjuang, Bertakwa. Itulah
Trilogi perjuangan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar
Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).
Posted on 03.52 by IPNU-IPPNU DESA NGADIWARNO
Minggu, 12 Oktober 2014
Dengan tergopoh-gopoh, isteri
Al-Qamah menghadap Rasulullah SAW mengabarkan suaminya sakit keras. Beberapa
hari mengalami naza' tapi tak juga sembuh. "Aku sangat kasihan kepadanya
ya Rasulullah," ratap perempuan itu. Mendengar pengaduan wanita itu Nabi
SAW merasa iba di hati.
Posted on 02.04 by IPNU-IPPNU DESA NGADIWARNO
Jumat, 03 Oktober 2014
Rabu, 17 September 2014
Mungkin betul bahwa 11 September 2001 adalah wajah pedih rakyat Amerika. Mereka merasa luluh-lantak dihantam “teroris”—walau entah siapa dalang pemboman menara kembar WTC, namun umat Islam di dunia sudah kadung kena getah dari konspirasi ini.
Pasca tragedi 11 September 2001 bukanlah wajah yang ramah, terutama bagi kaum Muslim. Bukan hanya bagi warga dari negara-negara Islam, bahkan terhadap warga negaranya yang Muslim pun,
Posted on 01.27 by IPNU-IPPNU DESA NGADIWARNO
Senin, 07 April 2014
Selasa, 04 Februari 2014
Sabtu, 23 November 2013
Minggu, 13 Oktober 2013
Pada hakikatnya, semua manusia itu adalah sama
di hadapan Allah. Yang membedakan manusia satu dengan manusia lainnya hanyalah
amal ibadah yang dilakukan selama masa hidupnya.
Pada dasarnya derajat semua
manusia itu sama, yang membedakan hanyalah ilmu pengetahuan yang dimilikinya.
Karena setiap manusia yang berilmu, akan di angkat derajatnya oleh Allah SWT
beberapa derajat. Sebagaimana tercantum dalam firman-Nya surat Al-Mujaadalah
ayat 11 yang artinya : “...Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman
diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat....”
(Q.S. Al-Mujaadalah : 11)Posted on 15.49 by IPNU-IPPNU DESA NGADIWARNO
Langganan:
Postingan (Atom)
Temukan Kami di Facebook
Popular Posts
-
Softdrink atau minuman ringan bersoda, memang enak dan terasa segar apalagi kalau dingin. Hanya saja dibalik kesegaran yang ditawarkanny...
-
Malang, NU Online Pengurus ranting NU dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) diminta terlibat dalam sosialisasi pembuatan K...
-
Siti Aisyah RA mengerti betul kepribadian suaminya, Rasulullah SAW. Hidup dalam suasana keluarga memberinya kenangan indah yang kaya dari ...
-
"Duhai Putriku, ketahuilah bahwa dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan kehidupan dunia, dialah mala...
-
Mi instan memang bisa meredam rasa lapar, tapi makanan cepat saji ini tidak bisa menggantikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ditambah lagi ...
Kategori
Artikel
(16)
Berita
(4)
Download
(2)
Ilmu Pengetahuan
(11)
IPNU-IPPNU
(10)
Kajian Islam
(3)
Kisah-kisah
(9)
Liburan
(2)
Nasional
(1)
NU
(8)
PBNU
(4)
Profil
(3)
Sejarah
(2)
Tempat Wisata
(2)
Tips
(2)




